![]() |
| Sumber : www.mbatang.com |
Curug Genting berlokasi di Desa Bawang, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Propinsi Jawa Tengah. Jaraknya kurang lebih 38 km ke arah selatan dari Kota Batang. Untuk menuju ke objek wisata ini, bisa ditempuh dari Batang - Bandar - Blado sejauh 25 km. Kemudian menyusuri jalan desa beraspal dari Blado menuju ke Bawang lebih kurang 5 km. Selanjutnya untuk menuju ke curug ini berjalan kaki menuruni anak tangga yang mungkin berjumlah lebuh kurang 500 buah.
Destinasi wisata alam ini berada di petak 49 derajat hutan lindung tertutup (HLT) RPH Kembanglangit, BKPH Bandar, memiliki luas sekitar tujuh hektare dan dikelola lewat kerja sama antara Perum Perhutani KPH Pekalongan Timur dan Pemkab Batang. Sesuai dengan namanya, Curug (air terjun) Genting (Gua). Di kawasan air terjun ini juga terdapat gua dengan kedalaman 17 meter dan didalamnya mengalir air disela-sela batu yang berserakan.
Curug Genting menyajikan petualangan yang mengagumkan. Perjalanan ke lokasi air terjun yang cukup jauh ditemani dengan rindangnya pepohonan yang masih sangat alami akan menantang setiap pengunjung yang datang. Saat lelah, di akhir perjjalanan yaitu di lokasi air terjun, ada buih embun sejuk yang akan menghibur.
Pengunjung bisa berfoto, jelajah atau sekedar bermain air. Asal jangan terlalu dekat dengan dasar air terjun. Namun saat hujan disarankan untuk segera menjauh dari kawasan air terjun. Karena debit air bisa meningkat tiba-tiba.
Curug ini sempat populer di masa lampau, tak hanya di kenal oleh wisatawan lokal saja. Sayangnya sejak tahun 2009, Curug Genting kurang diperhatikan oleh Pemerintah dengan berbagai alasan yang mengundang banyak tanda tanya. Menurut alah satu warga, tempat ini di tutup dikarenakan kontur tanah yang sudah memunculkan tanda-tanda Longsor, di tambah hampir 90% dinding tebing berbentuk Bebatuan yang begitu natural dan Besar, dan kini seakan menjadi tempat asing yang terisolir.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar